‘Umar Ibn Khaththab terhadap istrinya

– ‘Umar terhadap isterinya –

Saat seorang sahabat melihat ‘Umar (yang saat itu telah menjadi Khalifah) diam saja dan tidak melawan saat dimarahi isterinya, kemudian sahabat tersebut bertanya tentang hal itu.

‘Umar berkata, “Engkau lihat rumahku teramat sangat sederhana, jangankan pembantu, unt kebutuhan sehari-hari saja kadang aku tak mampu memberikannya kepada isteriku, dam aku sama sekali tidak bisa membanru meringankan pekerjaannya karena kesibukanku sebagai Khalifah”

“Tahukah engkau seberapa berat beban yg harus dia tanggung, setelah dia membersihkan seisi rumah sendiri, memasak untukku, merawat dan mendidik anak-anakku?”

“Semua dia lakukan sendiri karena aku tidak bisa membayar pembantu untuk meringankan bebannya, padahal semua itu adalah tugasku. Memuliakannya adalah tugas suami. Tapi aku tidak mampu sehingga dia harus mengerjakannya sendiri. Oleh karena itu aku memilih diam dan mendengarkannya.
Itupun tidak sebanding dengan pengorbanannya kepada keluarga”

View on Path

Advertisements
Categories: Belajar Islam | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: