Author Archives: LiliShafwatunnida

About LiliShafwatunnida

Hamba Allah

Pernah merasa beruntung padahal sepertinya tidak melakukan apa-apa terhadap yang hal yang diberuntungkan tersebut?

Pernah merasa semuanya dilancarkan Allah, padahal merasa amalan biasa-biasa saja atau bahkan kurang?

Pernah terhindar dari musibah dan bahaya padahal sebenarnya sudah hampir terkena?

Pernah batal berbuat dosa dan kembali ke jalan yang benar, padahal kalau dipikir susah sekali meninggalkannya?

Bisa jadi itu adalah hasil dari DOA KEDUA ORANG TUA KITA, yang dipanjatkannya diam-diam dalam sujud-sujud nya,.

View on Path

Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Assalamu’alaikum, selamat hari Jum’at,

Jangan pelit-pelit yaa dalam mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, memuliakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam dan mendoakan saudara sesama muslim (Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh)

Nulis panjang dikit ga bikin sakit kok,๐Ÿ˜€

Mumpung lagi hari Jum’at, perbanyak Shalawat yuk

#sunnahjumatreminder

View on Path

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Sikap seorang mukmin terhadap musibah:
Beristigfar
Bersabar
Bersyukur

sebab mukmin meyakini semua yang terjadi (termasuk musibah dan cobaan) sudah ditakdirkan Allah

sebab musibah dan ujian diberikan Allah untuk menguji keimanan seorang mukmin

sebab tidaklah musibah yang terjadi kepada seorang mukmin (bahkan sekecil tertusuk duri di jari pun) kecuali mengurangi dosa-dosanya

“…dan tidak akan diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar” (Al-Qasas 80)

#prayforaceh #prayforpidiejaya

View on Path

Categories: Uncategorized | Leave a comment

motivasi penuntut ilmu

Lihatlah semangat dan usaha warga desa di daerah Gunung Kidul mendatangi majelis ilmu syari, yang tempatnya jauh dari desa mereka, dalam cuaca hujan dan transportasi seadanya, mereka tetap mendatangi kajian.

Lalu, apakah alasan kita dihadapan Allah di hari akhir, jika dibandingkan dengan mereka?

Kita yang tinggal di “kota”, dimana jadwal kajian/majelis ilmu syari ada hampir setiap hari, di tempat-tempat/masjid-masjid yang besar dan nyaman, mudah terjangkau, alat transportasi yang banyak tersedia, jalan yang mudah di akses, tapi masih malas datang dengan berbagai alasan.

Banyak mencari alasan tidak datang ke majelis ilmu, hujan sedikit mager, sibuk sedikit merasa membuang waktu, wallahi saya pribadi sangat merasa tersentil melihat video ini, tidak terasa membuat air mata menetes, antara sedih dan malu, sungguh selama ini kurang mensyukuri fasilitas yang tersedia untuk lebih sering mendatangi kajian.

Semoga mereka para penuntut ilmu dimudahkan Allah jalannya menuju surga.

Semoga siapapun yang melihat video ini terbakar lagi semangatnya dan memotivasi kita semua untuk lebih semangat mendatangi taman-taman surga.

#matagerimis

View on Path

Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Hijab, Jilbab, Kerudung, Khimar

Hijab (bahasa Arab: ุญุฌุงุจ ฤงijฤb)

Berasal dari bahasa Arab yang berarti penghalang.
Hijab menurut Al Quran artinya penutup secara umum, bisa berupa tirai pembatas, kelambu, papan pembatas, dan pembatas atau aling-aling lainnya.
Memang terkadang kata hijab dimaksudkan untuk makna jilbab.
Adapun makna lain dari hijab adalah sesuatu yang menutupi atau menghalangi dirinya.

Jilbab
jilbฤb (Arab: ุฌู„ุจุงุจ ) adalah busana muslim terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim.
Jadi, jilbab ialah pakaian yang longgar dan dijulurkan ke seluruh tubuh hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh.
Hal ini tertuang dalam perintah Allah dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 59: โ€œHendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh merekaโ€ฆโ€

Secara terminologi, dalam kamus yang dianggap standar dalam Bahasa Arab, jilbab berarti selendang atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepala, dada dan bagian belakang tubuhnya.

Khimar
Khimar merupakan pakaian atas atau penutup kepala.
Khimar menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan.
Khimar atau khumur atau kerudung/kudung di dalam Al-Qurโ€™an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31: โ€œHendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya.”

Khimar ini tidak diikatkan ke leher seperti kerudung, karena jika hal tersebut dilakukan, maka akan memperjelas bentuk lekuk dada dari wanita.
Jadi khimar harus menjulur lurus kebawah dari kepala ke seluruh dada tertutupi.
Khimar seringkali disebut kerudung, tapi sebenarnya berbeda.
Perintah Khimar terdapat dalam QS An-Nur ayat 31
Khimar adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka

Kerudung
Kerudung hampir mirip dengan khimar, namun kerudung tidak dianjurkan dalam Islam.
Sebab, desain kerudung cuma sebagai penutup kepala saja.
Kerudung hanya menutup kepala atau leher saja, akan tetapi bentuk lekuk tubuh pada bagian leher dan dada masih terlihat.
.
Demikianlah perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar dan Kerudung

View on Path

Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

Priority: Tauhid!!

Khatamkan Kitab Tauhid, kalau sudah khatam, ulangi lagi dan ulangi lagi, jangan bosan membaca dan mengkhatamkan Kitab Tauhid.

[Ust. YJ hafizhahullah]

Kenapa??

Karena dosa terbesar dimata Allah adalah kebalikannya Tauhid, yaitu syirik. Dengan belajar tauhid, kita jadi tau 1) bagaimana menTauhidkan Allah dengan benar hingga menjadi fondasi yang kuat dalam beribadah, dan 2) mengetahui juga bentuk-bentuk syirik dari yang kecil hingga yang besar, agar terhindar darinya

#keephamasah #belajardulu #belajarlagu #belajarterus

View on Path

Categories: Belajar Islam | Leave a comment

Promo November

Dear All,

Nantikan promo bulan November:

setiap pembelian buku melalui line@: @ybp617y (masukkan ke pencarian tambah teman di aplikasi line, lengkap dengan “@”) [atau klik link berikut: https://line.me/R/ti/p/%40ybp6176y%5D selama bulan November,

berhak mendapatkan bonus buku saku yang bisa dipilih sendiri (tergantung persediaan yang ada)

๐ŸŒธ๐Ÿ’•๐ŸŒธ๐Ÿ’•

View on Path

Categories: buku islami, Uncategorized | Leave a comment

Rindu Rasulullah ShalaLlahu ‘Alaihi wa Sallam

‘Bukan kita, jika hanya aku. Bukan cinta, jika tak ada rindu.’ #seucap

.

Rindu hanyalah sebuah akibat dari cinta. Sedang cinta harus dibangun dari tahu (ilmu). Adalah mustahil akan mencinta jika tidak tahu. Dan jika cinta tidak ada, darimana akan hadir rindu.

.
.
Yuk bangun cinta kita pada Nabi berlandaskan ilmu. Menyimak kajian sirah, dan melembari buku-buku. Agar dari sana menumbuhkan cinta yang melahirkan rindu.
.
.
Jangan salah jatuh cinta, karena kita bersama orang yang kita cintai di akhirat kelak
.
.
Shollu ‘alan-Nabiy..!!
.
.
Hari Jum’at yuk banyakin Salawat
.
.
#bukusirah #siraholic #muhammad #cintanabi #rindurasul #islam #quotes #katajubi

View on Path

Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

GHODUL BASHOR โ€“ Menjaga Pandangan โ€“

GHODUL BASHOR โ€“ Menjaga Pandangan โ€“

 

Ahad, 21 Agustus 2016

Masjid Al Ukhuwah, Jl. WastuKencara Bandung

Ustadz Abu Haidar A Sundawy

 

A. Definisi

ย AL Godhu secara Bahasa mengandung arti:

Al Kafu โ€“ Menahan/menjaga <- aplikasi lebih luas

Al Kaftu โ€“ Menundukkan

Sehingga diartikan mengalihkan pandangan ke arah yang tidak ada padanya hal yg diharamkan oleh Allah untuk dilihat

Dalil mengenai menjaga pandangan dari AL-QURโ€™AN Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Tags: , , , , , , | Leave a comment

masih mau merokok?

Katanya “Merokok ataupun tidak merokok toh sama-sama mati”.

Benar,. Tapi apakah mati keduanya tidak berbeda? Tentu saja tidak sama

Karena keduanya membawa tanggungan yang berbeda, yang tidak merokok (walaupun tidak bebas dari dosa yg lain, karena setiap manusia pasti punya dosa) setidaknya tidak membawa tanggungan menzalimi diri sendiri (dan orang lain).

Sementara rokok mengandung ribuan racun yang secara kedokteran telah terbukti merusak dan membahayakan kesehatan. Bahkan membunuh penggunanya secara perlahan, padahal Allah telah berfirman:

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู‚ู’ุชูู„ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจููƒูู…ู’ ุฑูŽุญููŠู…ู‹ุง

โ€œDan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.โ€ (QS. An-Nisaa: 29).

Allah telah mengharamkan seseorang untuk membinasakan dirinya melalui firman-Nya:

ูˆูŽู„ูŽุง ุชูู„ู’ู‚ููˆุง ุจูุฃูŽูŠู’ุฏููŠูƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุชูŽู‘ู‡ู’ู„ููƒูŽุฉู

โ€œDan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.โ€ (QS. Al Baqarah: 195).

Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย juga bersabda:

ู„ูŽุง ุถูŽุฑูŽุฑูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุถูุฑูŽุงุฑูŽ

โ€œTidak boleh melakukan perbuatan yang membuat mudharat bagi orang lain baik permulaan ataupun balasan.โ€ (HR. Ibnu Majah. Hadis ini di shahihkan oleh Albani)

Jika dia mati perlahan karena merokok, maka dia membawa tanggungan tambahan karena telah sengaja membahayakan dirinya sendiri dan sangat mungkin sekali sambil membahayakan orang lain juga

#keras? #biarin #mengingatkan #sesama #saudara #muslim #itu #kewajiban

View on Path

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.