Belajar Islam

motivasi penuntut ilmu

Lihatlah semangat dan usaha warga desa di daerah Gunung Kidul mendatangi majelis ilmu syari, yang tempatnya jauh dari desa mereka, dalam cuaca hujan dan transportasi seadanya, mereka tetap mendatangi kajian.

Lalu, apakah alasan kita dihadapan Allah di hari akhir, jika dibandingkan dengan mereka?

Kita yang tinggal di “kota”, dimana jadwal kajian/majelis ilmu syari ada hampir setiap hari, di tempat-tempat/masjid-masjid yang besar dan nyaman, mudah terjangkau, alat transportasi yang banyak tersedia, jalan yang mudah di akses, tapi masih malas datang dengan berbagai alasan.

Banyak mencari alasan tidak datang ke majelis ilmu, hujan sedikit mager, sibuk sedikit merasa membuang waktu, wallahi saya pribadi sangat merasa tersentil melihat video ini, tidak terasa membuat air mata menetes, antara sedih dan malu, sungguh selama ini kurang mensyukuri fasilitas yang tersedia untuk lebih sering mendatangi kajian.

Semoga mereka para penuntut ilmu dimudahkan Allah jalannya menuju surga.

Semoga siapapun yang melihat video ini terbakar lagi semangatnya dan memotivasi kita semua untuk lebih semangat mendatangi taman-taman surga.

#matagerimis

View on Path

Advertisements
Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Hijab, Jilbab, Kerudung, Khimar

Hijab (bahasa Arab: حجاب ħijāb)

Berasal dari bahasa Arab yang berarti penghalang.
Hijab menurut Al Quran artinya penutup secara umum, bisa berupa tirai pembatas, kelambu, papan pembatas, dan pembatas atau aling-aling lainnya.
Memang terkadang kata hijab dimaksudkan untuk makna jilbab.
Adapun makna lain dari hijab adalah sesuatu yang menutupi atau menghalangi dirinya.

Jilbab
jilbāb (Arab: جلباب ) adalah busana muslim terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim.
Jadi, jilbab ialah pakaian yang longgar dan dijulurkan ke seluruh tubuh hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh.
Hal ini tertuang dalam perintah Allah dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 59: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka…”

Secara terminologi, dalam kamus yang dianggap standar dalam Bahasa Arab, jilbab berarti selendang atau pakaian lebar yang dipakai wanita untuk menutupi kepala, dada dan bagian belakang tubuhnya.

Khimar
Khimar merupakan pakaian atas atau penutup kepala.
Khimar menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan.
Khimar atau khumur atau kerudung/kudung di dalam Al-Qur’an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31: “Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya.”

Khimar ini tidak diikatkan ke leher seperti kerudung, karena jika hal tersebut dilakukan, maka akan memperjelas bentuk lekuk dada dari wanita.
Jadi khimar harus menjulur lurus kebawah dari kepala ke seluruh dada tertutupi.
Khimar seringkali disebut kerudung, tapi sebenarnya berbeda.
Perintah Khimar terdapat dalam QS An-Nur ayat 31
Khimar adalah apa yang dapat menutupi kepala, leher dan dada tanpa menutupi muka

Kerudung
Kerudung hampir mirip dengan khimar, namun kerudung tidak dianjurkan dalam Islam.
Sebab, desain kerudung cuma sebagai penutup kepala saja.
Kerudung hanya menutup kepala atau leher saja, akan tetapi bentuk lekuk tubuh pada bagian leher dan dada masih terlihat.
.
Demikianlah perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar dan Kerudung

View on Path

Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

Priority: Tauhid!!

Khatamkan Kitab Tauhid, kalau sudah khatam, ulangi lagi dan ulangi lagi, jangan bosan membaca dan mengkhatamkan Kitab Tauhid.

[Ust. YJ hafizhahullah]

Kenapa??

Karena dosa terbesar dimata Allah adalah kebalikannya Tauhid, yaitu syirik. Dengan belajar tauhid, kita jadi tau 1) bagaimana menTauhidkan Allah dengan benar hingga menjadi fondasi yang kuat dalam beribadah, dan 2) mengetahui juga bentuk-bentuk syirik dari yang kecil hingga yang besar, agar terhindar darinya

#keephamasah #belajardulu #belajarlagu #belajarterus

View on Path

Categories: Belajar Islam | Leave a comment

Rindu Rasulullah ShalaLlahu ‘Alaihi wa Sallam

‘Bukan kita, jika hanya aku. Bukan cinta, jika tak ada rindu.’ #seucap

.

Rindu hanyalah sebuah akibat dari cinta. Sedang cinta harus dibangun dari tahu (ilmu). Adalah mustahil akan mencinta jika tidak tahu. Dan jika cinta tidak ada, darimana akan hadir rindu.

.
.
Yuk bangun cinta kita pada Nabi berlandaskan ilmu. Menyimak kajian sirah, dan melembari buku-buku. Agar dari sana menumbuhkan cinta yang melahirkan rindu.
.
.
Jangan salah jatuh cinta, karena kita bersama orang yang kita cintai di akhirat kelak
.
.
Shollu ‘alan-Nabiy..!!
.
.
Hari Jum’at yuk banyakin Salawat
.
.
#bukusirah #siraholic #muhammad #cintanabi #rindurasul #islam #quotes #katajubi

View on Path

Categories: Belajar Islam, Uncategorized | Leave a comment

GHODUL BASHOR – Menjaga Pandangan –

GHODUL BASHOR – Menjaga Pandangan –

 

Ahad, 21 Agustus 2016

Masjid Al Ukhuwah, Jl. WastuKencara Bandung

Ustadz Abu Haidar A Sundawy

 

A. Definisi

 AL Godhu secara Bahasa mengandung arti:

Al Kafu – Menahan/menjaga <- aplikasi lebih luas

Al Kaftu – Menundukkan

Sehingga diartikan mengalihkan pandangan ke arah yang tidak ada padanya hal yg diharamkan oleh Allah untuk dilihat

Dalil mengenai menjaga pandangan dari AL-QUR’AN Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Tags: , , , , , , | Leave a comment

Pasang Surut Keimanan

Kajian Rutin Selasa Pagi – Dari Kitab Asbabu Ziadatil Iman wa Nuqshanihi / Ustadz Abu Haidar As-Sundawy / Selasa, 23 Agustus 2016

Telah disebutkan di pertemuan-pertemuan sebelumnya bahwa sebab naiknya iman dapat diperoleh dengan:

  1. Ilmu yang bermanfaat
  • Membaca Al-Qur’an
  • Mengenal Allah melalui Asma wa Sifat –Nya
  • Membaca Sirah Nabawiyah
  • Memperhatikan Keindahan Islam
  • Membaca Sirah Sahabat dan para Salafus Shaleh
  1. Memperhatikan ayat-ayat kauniyah
  2. Bersungguh-sungguh beramal shaleh, jenis amalan:
  • Amalan hati
  • Amalan lisan
  • Amalan anggota badan

Akan dibahas mengenai AMALAN ANGGOTA BADAN

Termasuk dalam amalan anggota badan/fisik adalah 1) Berdakwah dan 2) Bermuamalah/bergaul dengan orang-orang shaleh. Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Tags: , | Leave a comment

KIAT MENGHADAPI KESEDIHAN

Ust. Abu Haidar As-Sundawy – Masjid Al-Furqan – Jl. Jurang

Ahad, 24 Dzulqa’dah 1437/28 Agustus 2016

 

Definisi sedih, dalam kamus Bahasa arab:

  1. hazanun
  2. huznun

Secara Bahasa,  sedih adalah lawan dari gembira, menurut pendapat lain “al huzn”  atau “Al ham” berarti ketidaknyamanan hati, ketidaktenangan hati, risau, galau, baik oleh sebab yang diketahui atau tidak diketahui.

Al hazn/huzn : kesedihan oleh ada sebab yang diketahui kerna terjadi pada masa yang sudah lewat, peristiwa, muslibah atau kerugian yang sudah terjadi

Al hahm : karena kekhawatiran terhadap masa yang akan datang, atau kejadian yang belum terjadi

Di dalam Al-Qur’an dan hadist sering disebut mengenai kesedihan, ada yang berupa berita kesedihan seseorang, ada yang bernada larangan agar kita tidak perlu bersedih. Seperi firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran 139: Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Leave a comment

Kenapa Share yang Lain Kalau Share Materi Agama Lebih Manfaat?

S_4823589558662

Kenapa harus malu berbagi materi agama? Bukankan berbagi materi agama itu termasuk dalam berbagi/mengajak kepada kebaikan? Terus kenapa harus malu? Berbagi kebaikan memiliki banyak keutamaan, diantaranya:

  1. Menjalankan Kewajiban Berdakwah

Allah Ta’ala berfirman dalam [QS ALi Imran: 110]:

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”

dan dalam [Fushilat: 33]

” Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”

Continue reading

Categories: Belajar Islam, My Day | 1 Comment

MERAJUT ISITIQAMAH DALAM BERIBADAH – Kiat – kiat meraih istiqamah – (Kajian rutin)

MERAJUT ISITIQAMAH DALAM BERIBADAH – Kiat – kiat meraih istiqamah –

Ustadz Abu Umar Indra

Masjid Uswatun Hasanah – Rooftop PasarBaru

Kamis 22 Dzulqa’dah 1437/25 Agustus 2016

 

Keutamaan Istiqamah disebutkan dalam surah Fushshilat : 30 Allâh Azza wa Jalla berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Rabb kami adalah Allâh,” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.

Dan dalam surah Al-Ahqaf : 13:

Sesungguhnya orang-orang yang berkata “Tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka tetap istiqamah (teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal salih), tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati”.

Alasan mengapa harus istiqamah: Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Leave a comment

Kajian Rutin – Al Qaulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid – Bab Lau/menggunakan kata-kata Seandainya

 

S_4818014061222

Kajian Rutin – Al Qaulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid (Penjelasan Kitab Tauhid)

Abu Haidar As Sundawy

23 Dzulqa’dah 1437 / 26 August 2016

Masjid Darul Ihsan – Telkom – geger kalong

Bab. Lau / Menggunakan kata-kata Seandainya

 

Menggunakan kata-kata seandainya ada yang diperbolehkan dan ada yang terlarang,. Dalil dari ayat Al-Qur’an telah diterangkan dipertemuan sebelumnya,. Sedangkan dalam hadist akan dibahas berikut ini.

 

HADIST PERTAMA

HR Muslim, dari abu Hurairah, Rasulullah berkata:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.

 

Penjelasan Kalimat Pertama Continue reading

Categories: Belajar Islam, Catatan Kajian | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.